Tugas akhir anak desain produk itu terkenal rumit karena mereka gak cuma dituntut bikin barang yang "bagus di atas kertas", tapi harus berfungsi sempurna secara mekanis saat diproduksi massal, ergonomis, dan mudah dirawat. Di sinilah Dokter Koper Jogja hadir sebagai jembatan eksekusi teknis tingkat tinggi.
Mari kita bedah anatomi dan fitur cerdas dari tas gunung yang diberi nama IDENBERG ini:
1. Sektor Depan, Material Premium & Topi Lepas-Pasang.
Bodi utama tas ini sepenuhnya menggunakan kain Cordura warna krem premium yang terkenal dengan durabilitasnya terhadap gesekan. Untuk bagian bawah (bottom), kami gunakan Cordura warna hitam tebal untuk mengantisipasi kotor saat tas ditaruh di tanah.
Ada dua detail eksklusif di sektor ini:
Modular Top Lid (Topi Lepas-Pasang): Bagian topi tas dibuat dengan sistem modular yang bisa dilepas-pasang dengan mudah. Fitur ini sangat fungsional jika pendaki ingin meringkas barang bawaan saat berada di sekitar campsite.
Handmade Buckles System:
Alih-alih menggunakan buckle plastik pasaran, tas ini menggunakan buckle versi handmade khusus. Sentuhan komponen kustom ini memberikan aura artisan yang kuat dan menjamin kekuatan kunci yang lebih kokoh.
2. Fitur Utama: 7-Level Adjustable high Comfort Shoulder Straps.
Fitur utama kenyamanan tas gunung ada pada penyesuaian panjang torso (punggung) si pendaki. Bisa dilihat di foto di atas, kami berhasil mengeksekusi fitur Shoulder Straps 7 Level (Up & Down). Sistem backsystem ini memungkinkan pengguna menggeser posisi bantalan pundak naik atau turun hingga 7 tingkat mekanis untuk menyesuaikan tinggi badan pendaki secara presisi. Menjahit jalur sabuk kompresi merah penyangga beban ini butuh kerapian ekstra agar setiap slot tingkatan punya ukuran milimeter yang sama persis dan simetris!
3. Rahasia Dapur: Arsitektur 4 Rangka Besi & Akses Kemudahan Maintenance.
Untuk menopang beban berat, di bagian dalam punggung tas ini disematkan sistem penyangga mekanis berlapis yang terdiri dari 4 komponen besi penyangga:
Frame Utama (Perimeter Frame): Menggunakan besi kokoh berbentuk U terbalik di bagian pinggir sasis punggung tas.
Triple Stay System (3 Besi Lempengan): Satu lempengan besi berukuran lebar 2 cm tepat di bagian tengah sebagai tulang punggung utama, diapit oleh dua lempengan besi berukuran 4 cm di sisi kanan dan kiri sebagai penyeimbang.
Desain Cerdas untuk Jangka Panjang (Easy Access and Maintenance):
Sadar bahwa tas gunung rawan kotor setelah bertualang, kami membuatkan akses khusus (kantong/slot) untuk semua besi penyangga tersebut.dari akses untuk Besi rangka berupa Akses Zipper, lalu 3 Besi lempengan dengan Akses berupa Velcro. Rangka besi bisa dimasukkan dan dikeluarkan dengan sangat mudah. Tujuannya? Demi memudahkan proses maintenance jangka panjang, terutama saat tas harus dicuci total. Tanpa ada besi di dalamnya, kain Cordura bisa dibersihkan secara maksimal tanpa risiko karat atau merusak sasis tas.
4. Ergonomi & Sisi Samping.
Pada foto di bawah, terlihat lekukan ergonomis tas saat tampak samping. Dengan Shoulder Strap lebar dan tebal level Nyaman Tingkat Dewa juga Dilengkapi dengan kantong pinggang (hip belt pocket) ber-zipper merah untuk akses cepat gadget, Powerbank, TWS dll serta pembagian distribusi beban yang merata ke pinggul berkat sokongan rangka internal di dalamnya dan Busa Tebal nan Soft comfort.
Kesimpulan dari Meja Workshop:
Proyek kolaborasi bersama mahasiswa UKDW ini membuktikan bahwa workshop Dokter Koper Jogja telah melangkah jauh menjadi sebuah laboratorium riset nyata. Sebuah kebanggaan bisa mengeksekusi ide smart design ini menjadi produk fisik yang siap diuji di medan seberat apa pun.
Selamat berjuang untuk sidang Tugas Akhirnya, sukses buat proyek IDENBERG! 🏔️🔥
Spesialis Reparasi Premium & Prototyping Produk – Bumijo, Jetis, Yogyakarta.























Tidak ada komentar:
Posting Komentar